Gambar
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Prosedur 2. Hardware dan Diagram Blok 3. Rangkaian Simulasi Dan Prinsip Kerja 4. Flowchart dan Listing Program 5. Video Demo 6. Kondisi 7. Video simulasi 8. Download File MODUL 2 TUGAS PENDAHULUAN 2 1. Prosedur   [Kembali] Rangkai komponen sesuai gambar pada modul menggunakan platform  Wokwi.com . Buka  STM32CubeIDE , kemudian pilih opsi  New STM32 Project . Pada menu  BOARD SELECTOR , cari dan pilih papan  STM32 Nucleo G474RE . Atur konfigurasi pin pada file  .ioc  sesuai kebutuhan rangkaian yang telah dirancang. Lakukan  Generate Code , lalu masukkan kode program yang diperlukan ke dalam file  main.c  dan  main.h . Klik  Build Project  untuk mengkompilasi proyek. Ambil file  main.c  dan  main.h  yang telah selesai di-generate, lalu masukkan kedua file tersebut ke dalam komponen  STM32 Nucleo G474RE  di Wokwi. Jalankan simulasi rangk...



MODUL 2

TUGAS PENDAHULUAN 2


1. Kondisi [Kembali]

  • Percobaan 2 kondisi 17

Buatlah rangkaian T flip flop seperti pada gambar pada percobaan 2 dengan ketentuan input B0=0, B1=1, B2=1

2. Gambar rangkaian dan simulasi [Kembali]

Gambar Rangkaian & Simulasi


3. Video Simulasi  [Kembali]




4. Prinsip kerja Rangkaian  [Kembali]


Gambar Rangkaian

Rangkaian pada gambar merupakan implementasi dari J-K Flip-Flop menggunakan IC 74LS112. Komponen input berupa switch (B0, B1, B2) berfungsi untuk memberikan logika pada pin J, K, serta clock. Pada rangkaian ini, B0 dan B1 digunakan sebagai input J dan K, sementara B2 digunakan sebagai input clock. Flip-flop jenis J-K memiliki sifat universal, artinya dapat bekerja sebagai latch, toggle, reset, maupun set tergantung kombinasi logika pada input J, K, dan pulsa clock.

Prinsip kerjanya adalah ketika clock (B2) aktif (transisi logika), maka kondisi output Q akan mengikuti aturan dasar J-K Flip-Flop:

  • Jika J=0 dan K=0, output Q tetap (tidak berubah).

  • Jika J=0 dan K=1, output Q direset (Q=0).

  • Jika J=1 dan K=0, output Q diset (Q=1).

  • Jika J=1 dan K=1, output Q akan toggle (berubah ke keadaan kebalikannya).

Dengan demikian, rangkaian ini bisa digunakan untuk aplikasi seperti penyimpan satu bit data, pembagi frekuensi, atau bagian dari rangkaian pencacah. LED H6 dan H7 digunakan sebagai indikator output Q dan Q̅ sehingga perubahan keadaan flip-flop dapat terlihat secara langsung sesuai kombinasi logika input.


5. Link Download  [Kembali]

Komentar

Postingan populer dari blog ini