KONTROL SISTEM MONITORING PADA INDUSTRI PENGOLAHAN AIR BERSIH

Gambar
KONTROL SISTEM MONITORING PADA INDUSTRI PENGOLAHAN AIR BERSIH [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1.Pendahuluan 2. Tujuan 3. Alat dan Bahan 4. Dasar Teori 5. Percobaan      a. Prinsip Kerja     b) Rangkaian Simulasi     c) Video Simulasi 6. Download file 1. Pendahuluan  [kembali] 2. Tujuan  [kembali] a.  Mempelajari cara kerja sensor yang ada. b.  Mensimulasikan prinsip kerja aplikasi sistem monitoring aliran air berbasis waterflow sensor pada           pengolahan air bersih. c.  Mempelajari simulasi rangkaian Aplikasi  sistem monitoring aliran air berbasis waterflow sensor pada           pengolahan air bersih. 3. Alat dan Bahan  [kembali] A. Alat 1.  Sensor ultrasonik Sensor ultrasonik adalah perangkat elektronik yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi umumnya di atas 20 kHz , sehingga berada di luar batas pendenga...



MODUL 2

TUGAS PENDAHULUAN 2


1. Kondisi [Kembali]

  • Percobaan 2 kondisi 17

Buatlah rangkaian T flip flop seperti pada gambar pada percobaan 2 dengan ketentuan input B0=0, B1=1, B2=1

2. Gambar rangkaian dan simulasi [Kembali]

Gambar Rangkaian & Simulasi


3. Video Simulasi  [Kembali]




4. Prinsip kerja Rangkaian  [Kembali]


Gambar Rangkaian

Rangkaian pada gambar merupakan implementasi dari J-K Flip-Flop menggunakan IC 74LS112. Komponen input berupa switch (B0, B1, B2) berfungsi untuk memberikan logika pada pin J, K, serta clock. Pada rangkaian ini, B0 dan B1 digunakan sebagai input J dan K, sementara B2 digunakan sebagai input clock. Flip-flop jenis J-K memiliki sifat universal, artinya dapat bekerja sebagai latch, toggle, reset, maupun set tergantung kombinasi logika pada input J, K, dan pulsa clock.

Prinsip kerjanya adalah ketika clock (B2) aktif (transisi logika), maka kondisi output Q akan mengikuti aturan dasar J-K Flip-Flop:

  • Jika J=0 dan K=0, output Q tetap (tidak berubah).

  • Jika J=0 dan K=1, output Q direset (Q=0).

  • Jika J=1 dan K=0, output Q diset (Q=1).

  • Jika J=1 dan K=1, output Q akan toggle (berubah ke keadaan kebalikannya).

Dengan demikian, rangkaian ini bisa digunakan untuk aplikasi seperti penyimpan satu bit data, pembagi frekuensi, atau bagian dari rangkaian pencacah. LED H6 dan H7 digunakan sebagai indikator output Q dan Q̅ sehingga perubahan keadaan flip-flop dapat terlihat secara langsung sesuai kombinasi logika input.


5. Link Download  [Kembali]

Komentar

Postingan populer dari blog ini