KONTROL SISTEM MONITORING PADA INDUSTRI PENGOLAHAN AIR BERSIH

Gambar
KONTROL SISTEM MONITORING PADA INDUSTRI PENGOLAHAN AIR BERSIH [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1.Pendahuluan 2. Tujuan 3. Alat dan Bahan 4. Dasar Teori 5. Percobaan      a. Prinsip Kerja     b) Rangkaian Simulasi     c) Video Simulasi 6. Download file 1. Pendahuluan  [kembali] 2. Tujuan  [kembali] a.  Mempelajari cara kerja sensor yang ada. b.  Mensimulasikan prinsip kerja aplikasi sistem monitoring aliran air berbasis waterflow sensor pada           pengolahan air bersih. c.  Mempelajari simulasi rangkaian Aplikasi  sistem monitoring aliran air berbasis waterflow sensor pada           pengolahan air bersih. 3. Alat dan Bahan  [kembali] A. Alat 1.  Sensor ultrasonik Sensor ultrasonik adalah perangkat elektronik yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi umumnya di atas 20 kHz , sehingga berada di luar batas pendenga...



MODUL 1

TUGAS PENDAHULUAN 1


1. Kondisi [Kembali]

Percobaan 1 kondisi 5

Buatlah sebuah rangkaian lengkap yang memuat 3 gerbang NAND dengan 3 input, 2 input dan 4 input, kemudian gerbang NOR dengan 2 dan 4 input, kemudian 2 gerbang XOR dan 1 gerbang XNOR. Dan output akhir rangkaian keseluruhannya ditunjukkan dengan LED BIRUU atau LOGIC PROBE. Dimana input awal berupa 3 saklar SPDT.

2. Gambar rangkaian dan simulasi [Kembali]


Gambar Rangkaian

Gambar Simulasi

3. Video Simulasi  [Kembali]

Video Simulasi 



Video Penjelasan simulasi


4. Prinsip kerja Rangkaian  [Kembali]

 Rangkaian pada gambar merupakan rangkaian logika kombinasi yang terdiri dari gerbang NAND, NOR, XOR, dan OR dengan tiga input utama yaitu A, B, dan C. Setiap input diproses melalui beberapa gerbang logika sehingga menghasilkan pola keluaran tertentu sebelum digabungkan pada output akhir. Gerbang NAND digunakan untuk menghasilkan kondisi kebalikan dari AND, NOR untuk menghasilkan kebalikan dari OR, sedangkan XOR berfungsi membandingkan perbedaan logika pada input sehingga menghasilkan keluaran logika 1 jika jumlah input yang aktif bernilai ganjil. Seluruh hasil keluaran dari rangkaian logika ini kemudian digabungkan oleh gerbang OR sehingga jika salah satu jalur bernilai logika 1, maka output akhir YA juga bernilai 1. Dengan demikian, prinsip kerja rangkaian ini adalah mengolah kombinasi input A, B, dan C menjadi suatu fungsi logika tertentu sehingga output YA hanya akan aktif pada kondisi input yang sesuai dengan persamaan Boolean hasil dari rangkaian tersebut.

5. Link Download  [Kembali]

Komentar

Postingan populer dari blog ini