[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Prosedur 2. Hardware dan Diagram Blok 3. Rangkaian Simulasi Dan Prinsip Kerja 4. Flowchart dan Listing Program 5. Video Demo 6. Kondisi 7. Video simulasi 8. Download File MODUL 1 TUGAS PENDAHULUAN 2 1. Prosedur [Kembali] Rangkai komponen sesuai gambar pada modul menggunakan platform Wokwi.com . Buka STM32CubeIDE , kemudian pilih opsi New STM32 Project . Pada menu BOARD SELECTOR , cari dan pilih papan STM32 Nucleo G474RE . Atur konfigurasi pin pada file .ioc sesuai kebutuhan rangkaian yang telah dirancang. Lakukan Generate Code , lalu masukkan kode program yang diperlukan ke dalam file main.c dan main.h . Klik Build Project untuk mengkompilasi proyek. Ambil file main.c dan main.h yang telah selesai di-generate, lalu masukkan kedua file tersebut ke dalam komponen STM32 Nucleo G474RE di Wokwi. Jalankan simulasi rangk...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
PERCOBAAN : LOW PASS FILTER (LPF) -40dB
1. Analisa prinsip kerja dari LPF berdasarkan tegangan input, output, frekuensi cut off, dan gelombang hasil percobaan ?
Prinsip Kerja Low Pass Filter (LPF)
Low Pass Filter adalah rangkaian yang memungkinkan sinyal frekuensi rendah untuk melewati filter dan memblokir atau mengurangi sinyal frekuensi tinggi di atas frekuensi cut-off.
Analisis Berdasarkan Tegangan Input dan Output
Tegangan Input (Vin): Tegangan input adalah sinyal yang diterapkan pada LPF. Sinyal ini dapat berupa sinyal AC dengan berbagai frekuensi.
Tegangan Output (Vout): Tegangan output adalah sinyal yang telah melewati LPF. Jika frekuensi sinyal input lebih rendah dari frekuensi cut-off, tegangan output akan hampir sama dengan tegangan input. Namun, jika frekuensi sinyal input lebih tinggi dari frekuensi cut-off, tegangan output akan berkurang atau dilemahkan.
Frekuensi Cut-off (Fc)
Frekuensi cut-off adalah frekuensi di mana output sinyal mulai menurun. Di titik ini, amplitudo sinyal output biasanya berkurang hingga 70,7% (atau -3 dB) dari amplitudo sinyal input. Di bawah frekuensi cut-off, sinyal frekuensi rendah melewati filter dengan sedikit atau tanpa atenuasi. Sebaliknya, sinyal di atas frekuensi cut-off akan dilemahkan.
Analisis Berdasarkan Gelombang Hasil Percobaan
Pada frekuensi di bawah cut-off, bentuk gelombang output akan tetap sama seperti gelombang input, hanya mungkin terjadi sedikit penurunan amplitudo karena adanya komponen resistif.
Pada frekuensi di atas cut-off, gelombang output akan teredam, dan amplitudo gelombang menurun dengan cepat seiring peningkatan frekuensi. Gelombang output menjadi lebih kecil dibandingkan gelombang input, menunjukkan bahwa sinyal telah difilter.
Secara keseluruhan, LPF efektif untuk membiarkan sinyal frekuensi rendah melewati filter, sambil mengurangi atau memblokir sinyal frekuensi tinggi di atas frekuensi cut-off.
Jawab :
Prinsip Kerja Low Pass Filter (LPF)
Low Pass Filter adalah rangkaian yang memungkinkan sinyal frekuensi rendah untuk melewati filter dan memblokir atau mengurangi sinyal frekuensi tinggi di atas frekuensi cut-off.
Analisis Berdasarkan Tegangan Input dan Output
Tegangan Input (Vin): Tegangan input adalah sinyal yang diterapkan pada LPF. Sinyal ini dapat berupa sinyal AC dengan berbagai frekuensi.
Tegangan Output (Vout): Tegangan output adalah sinyal yang telah melewati LPF. Jika frekuensi sinyal input lebih rendah dari frekuensi cut-off, tegangan output akan hampir sama dengan tegangan input. Namun, jika frekuensi sinyal input lebih tinggi dari frekuensi cut-off, tegangan output akan berkurang atau dilemahkan.
Frekuensi Cut-off (Fc)
Frekuensi cut-off adalah frekuensi di mana output sinyal mulai menurun. Di titik ini, amplitudo sinyal output biasanya berkurang hingga 70,7% (atau -3 dB) dari amplitudo sinyal input. Di bawah frekuensi cut-off, sinyal frekuensi rendah melewati filter dengan sedikit atau tanpa atenuasi. Sebaliknya, sinyal di atas frekuensi cut-off akan dilemahkan.
Analisis Berdasarkan Gelombang Hasil Percobaan
Pada frekuensi di bawah cut-off, bentuk gelombang output akan tetap sama seperti gelombang input, hanya mungkin terjadi sedikit penurunan amplitudo karena adanya komponen resistif.
Pada frekuensi di atas cut-off, gelombang output akan teredam, dan amplitudo gelombang menurun dengan cepat seiring peningkatan frekuensi. Gelombang output menjadi lebih kecil dibandingkan gelombang input, menunjukkan bahwa sinyal telah difilter.
Secara keseluruhan, LPF efektif untuk membiarkan sinyal frekuensi rendah melewati filter, sambil mengurangi atau memblokir sinyal frekuensi tinggi di atas frekuensi cut-off.
a) Jurnal [kembali]
b) Hardware Dan Prosedur[kembali]
1. Prosedur[kembali]
- Carilah rangkaian LPF -40dB di dalam module RS-A04 Operational Amplifier
- Hubungkan catu daya modul RS-A04 Operational Amplifier
- Hubungkan function generator ke modul RS-A04 Operational Amplifier
- Hubungkan probe pertama osiloskop ke V1 dan probe kedua pada Vo
- Atur frekuensi sesuai dengan jurnal 200Hz-1kHz.
- Perhatikan gambar sinyal pada osiloskop.
- Ukur tegangan input dan output menggunakan multimeter.
ALAT
1. Multimeter
c) Rangkaian Simulasi & Prinsip Kerja [kembali]
1. Rangkaian Simulasi
2. Prinsip Kerja
LPF -40 db/dec memakai 2 resistor dan 2 kapasitor di kaki non inverting dengan 1 buah kapasitor dihubungkan juga ke ouput. Dan ia juga memakai 1 resistor di kaki inverting dan dihubungkan ke ouput. Grafik frekuensi menunjukkan penurunan -40 db/dec, dimana 2 buah resistor berfungsi melewati frekuensi rendah dan 2 kapasitor berfungsi melewati frekuensi tinggi yang dimana sebagiannya dibawa ke ouput dan sebagiannya ke ground.
d) Analisa [kembali]
1. Analisa prinsip kerja dari LPF berdasarkan tegangan input, output, frekuensi cut off, dan gelombang hasil percobaan ? d) Analisa [kembali]
Jawab :
Prinsip Kerja Low Pass Filter (LPF)Jawab :
Low Pass Filter adalah rangkaian yang memungkinkan sinyal frekuensi rendah untuk melewati filter dan memblokir atau mengurangi sinyal frekuensi tinggi di atas frekuensi cut-off.
Analisis Berdasarkan Tegangan Input dan Output
Tegangan Input (Vin): Tegangan input adalah sinyal yang diterapkan pada LPF. Sinyal ini dapat berupa sinyal AC dengan berbagai frekuensi.
Tegangan Output (Vout): Tegangan output adalah sinyal yang telah melewati LPF. Jika frekuensi sinyal input lebih rendah dari frekuensi cut-off, tegangan output akan hampir sama dengan tegangan input. Namun, jika frekuensi sinyal input lebih tinggi dari frekuensi cut-off, tegangan output akan berkurang atau dilemahkan.
Frekuensi Cut-off (Fc)
Frekuensi cut-off adalah frekuensi di mana output sinyal mulai menurun. Di titik ini, amplitudo sinyal output biasanya berkurang hingga 70,7% (atau -3 dB) dari amplitudo sinyal input. Di bawah frekuensi cut-off, sinyal frekuensi rendah melewati filter dengan sedikit atau tanpa atenuasi. Sebaliknya, sinyal di atas frekuensi cut-off akan dilemahkan.
Analisis Berdasarkan Gelombang Hasil Percobaan
Pada frekuensi di bawah cut-off, bentuk gelombang output akan tetap sama seperti gelombang input, hanya mungkin terjadi sedikit penurunan amplitudo karena adanya komponen resistif.
Pada frekuensi di atas cut-off, gelombang output akan teredam, dan amplitudo gelombang menurun dengan cepat seiring peningkatan frekuensi. Gelombang output menjadi lebih kecil dibandingkan gelombang input, menunjukkan bahwa sinyal telah difilter.
Secara keseluruhan, LPF efektif untuk membiarkan sinyal frekuensi rendah melewati filter, sambil mengurangi atau memblokir sinyal frekuensi tinggi di atas frekuensi cut-off.
2. Analisa prinsip kerja dari LPF berdasarkan tegangan input, output, frekuensi cut off, dan gelombang hasil percobaan
Jawab : 2. Analisa prinsip kerja dari LPF berdasarkan tegangan input, output, frekuensi cut off, dan gelombang hasil percobaan
Prinsip Kerja Low Pass Filter (LPF)
Low Pass Filter adalah rangkaian yang memungkinkan sinyal frekuensi rendah untuk melewati filter dan memblokir atau mengurangi sinyal frekuensi tinggi di atas frekuensi cut-off.
Analisis Berdasarkan Tegangan Input dan Output
Tegangan Input (Vin): Tegangan input adalah sinyal yang diterapkan pada LPF. Sinyal ini dapat berupa sinyal AC dengan berbagai frekuensi.
Tegangan Output (Vout): Tegangan output adalah sinyal yang telah melewati LPF. Jika frekuensi sinyal input lebih rendah dari frekuensi cut-off, tegangan output akan hampir sama dengan tegangan input. Namun, jika frekuensi sinyal input lebih tinggi dari frekuensi cut-off, tegangan output akan berkurang atau dilemahkan.
Frekuensi Cut-off (Fc)
Frekuensi cut-off adalah frekuensi di mana output sinyal mulai menurun. Di titik ini, amplitudo sinyal output biasanya berkurang hingga 70,7% (atau -3 dB) dari amplitudo sinyal input. Di bawah frekuensi cut-off, sinyal frekuensi rendah melewati filter dengan sedikit atau tanpa atenuasi. Sebaliknya, sinyal di atas frekuensi cut-off akan dilemahkan.
Analisis Berdasarkan Gelombang Hasil Percobaan
Pada frekuensi di bawah cut-off, bentuk gelombang output akan tetap sama seperti gelombang input, hanya mungkin terjadi sedikit penurunan amplitudo karena adanya komponen resistif.
Pada frekuensi di atas cut-off, gelombang output akan teredam, dan amplitudo gelombang menurun dengan cepat seiring peningkatan frekuensi. Gelombang output menjadi lebih kecil dibandingkan gelombang input, menunjukkan bahwa sinyal telah difilter.
Secara keseluruhan, LPF efektif untuk membiarkan sinyal frekuensi rendah melewati filter, sambil mengurangi atau memblokir sinyal frekuensi tinggi di atas frekuensi cut-off.
e) Video Percobaan [kembali]
f) Download File [kembali]
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Tujuan 2. Alat dan Bahan 3. Dasar Teori 4. Percobaan Percobaan ... A. Tugas Pendahuluan 1 B. Tugas Pendahuluan 2 C. Laporan Akhir 1 D. Laporan Akhir 2 D. Laporan Akhir 3 MODUL 1 GERBANG LOGIKA 1. Tujuan [Kembali] 1. Merangkai dan menguji operasi dari gerbang logika. 2. Merangkai dan menguji gerbang logika dan Aljabar Boelean. 3. Merangkai dan menguji rangkaian Encoder dan Decoder. 4. Merangkai dan menguji rangkaian Multiplexer dan Demultiplexer. 2. Alat Dan Bahan [Kembali] 1. Panel DL 2203C. 2. Panel DL 2203S. 3. Jumper. 4. Laptop. 5. Software Proteus ver minimal 8.17 3. Dasar Teori [Kembali] 1.3.1 Gerbang Logika Gerbang Logika atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Logic Gat...
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Tujuan 2. Alat dan Bahan 3. Dasar Teori 4. Percobaan Percobaan ... A. Tugas Pendahuluan 1 B. Tugas Pendahuluan 2 C. Laporan Akhir 1 D. Laporan Akhir 2 MODUL 3 COUNTER & SHIFT REGISTER 1. Tujuan [Kembali] Merangkai dan menguji operasi logika dari Counter Asyncron dan Counter Syncronous. Merangkai dan menguji aplikasi dari sebuah Counter. Merangkai dan menguji aplikasi dari sebuah Shift Register. 2. Alat Dan Bahan [Kembali] Panel DL 2203D Panel DL 2203C Panel DL 2203S Jumper 3. Dasar Teori [Kembali] 3.1.1 Counter Counter adalah sebuah rangkaian sekuensial yang mengeluarkan urutan state-state tertentu, yang merupakan aplikasi dari pulsa-pulsa inputnya. Pulsa input dapat berupa pulsa clock atau pulsa yang dibangkitkan oleh sumber eksternal dan muncul pada interval waktu terte...
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Tujuan 2. Alat dan Bahan 3. Dasar Teori 4. Percobaan Percobaan ... A. Tugas Pendahuluan 1 B. Tugas Pendahuluan 2 C. Laporan Akhir 1 D. Laporan Akhir 2 MODUL 2 FLIP FLOP 1. Tujuan [Kembali] 1. Merangkai dan menguji berbagai macam flip- flop. 2. Alat Dan Bahan [Kembali] 1.1 Alat yang Digunakan Gambar 2.1 Module D’Lorenzo Gambar 2.2 DL2203S Module D’Lorenzo Gambar 2.2 Jumper 1. Panel DL 2203C 2. Panel DL 2203D 3. Panel DL 2203S 4. Jumper 3. Dasar Teori [Kembali] Flip- Flop Flip-flop adalah rangkaian elektronika yang memilki dua kondisi stabil dan dapat digunakan untuk menyimpan informasi. Flip-flop merupakan pen...



Komentar
Posting Komentar